Panglima Divisi 1 KOSTRAD Turut Amati Partisipasi TNI pada kompetisi AASAM 2014Tweet

AASAM TNI 2014

PUCKAPUNYAL - Komandan Divisi 1 KOSTRAD, yang baru naik pangkat, Brigadir Jenderal Fransen G Siahaan, SE disambut secara hangat saat berkunjung ke Australia untuk tugas resmi yang pertama setelah menjadi Komandan Divisi terdepan di Indonesia.  Brigjen TNI Fransen G Siahaan, SE berkunjung ke Australia untuk mengamati kejuaraan penembak tingkat internasional, Australian Army Skill at Arms Meeting 2014 (AASAM 14). Brigjen Fransen disambut oleh Atase Militer Indonesia – Kolonel Taufan Gestoro dan staf pendamping Australia – Mayor Jason Eltham.  Dalam kunjungannya, Brigjen Fransen didampingi oleh Kolonel Ainurrahman dan Letkol Primadi Saiful Sulun, S.Sos. 

Agenda pertama dalam kunjungan tersebut adalah berangkat ke Puckapunyal yaitu pangkalan militer yang terletak pada bagian utara Melbourne, di mana AASAM 14 sedang diselenggarakan.  Setiba di Pangkalan Puckapunyal, Brigjen Fransen disambut secara hangat oleh Komandan AASAM 14 Letkol David Bell yang menjelaskan bahwa terdapat 16 negara yang turut berpartisipasi dalam AASAM 14 yakini Indonesia, Australia, Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Jepang, Filipina, Thailand, Timor Leste, Papua Nugini, Singapura, Brunei, Selandia Baru, Kaledonia Baru dan Tonga. Letkol Bell juga membacakan hasil kemenangan tim Indonesia yang meraih 32 medali emas, 15 medali perak dan 20 medali perunggu, yang menempatkan tim TNI sebagai juara dalam kompetisi tahun 2014.  Kemenangan ini merupakan kali ke-7 tim penembak TNI berhasil mempertahankan peringkat juara sejak tahun 2008, membuktikan bahwa TNI secara terus menerus membangun dirinya sebagai tentara yang skills-nya setingkat dengan ‘world class’.

AASAM TNI 2014

Pada kesempatan tersebut, Brigjen Fransen membahas prestasi mereka dan pencapaian di kompetisi itu.  Brigjen Fransen diberitahu bahwa kompetisi AASAM 14 dilaksanakan secara professional dan makanannya yang disediakan adalah kualitas yang terbaik.  Paraperwira senior TNI tersebut kemudian menyaksikan tim TNI saat berpartisipasi dalam kompetisi Light Support Weapon dan kompetisi Biathlon. 

Usai jamuan makan siang bersama seluruh tim TNI dan Komandan AASAM 14, Brigjen Fransen diundang untuk menembak dengan menggunakan senjata F88 Austyer. Brigjen Fransen yang belum pernah menggunakan senjata tersebut menghasilkan grup tembusan peluru di target yang sangat memuaskan dari jarak 100m. “Senjata ini terasa sangat bagus” ujarnya. Kolonel Ainnurrahman dan Letkol Primadi juga mendapatkan kesempatan untuk mencoba menggunakan senjata Austyer F88 namun belum mampu merekam keberhasilan yang sama seperti Brigjen Fransen. Usai uji coba senjata, Komandan AASAM 14 memberikan medali penghargaan AASAM 14 kepada Brigjen Fransen sebagai tanda terima kasih atas kunjungannya dan menunjukkan bahwa keikut-sertaan tim TNI di AASAM merupakan langkah penting untuk terus memperkuat hubungan bilateral militer Indonesia dan Australia. 
AASAM TNI 2014