Wakasad Mengunjungi Negara Kangguru selama 27 sampai dengan 30 Mei 2014Tweet

Letnan Jenderal Munir dengan Major General Peter ‘Gus’ Gilmore AO, DSC Deputy Chief of the Australian Army

AUSTRALIA – Letjen TNI Drs. M. Munir sempat berkunjung “down under” selama empat hari pada akhir bulan Mei 2014.  Kunjungan tersebut disetujui bersama oleh Chief of Army Australia, Letjen David Morrison dan Kasad Jenderal TNI Budiman pada awal bulan April 2014 melalui teleconference dari Canberra dan Jakarta.  Dan kunjungan ini mempunyai makna yang spesial pula mengingat hubungan bilateral militer kita sedang mengalami beberapa hambatan terkait tuduhan ‘tapping’ dan respons pemerintahan Yudhoyono, sehingga kunjungan Letjen TNI Munir ini merupakan kunjungan seorang pati TNI ke Australia yang pertama untuk tahun 2014—sesuatu yang cukup berbeda dengan irama dan kesibukan dari pola kerma bilat kita yang biasa.

Kunjungan ini menggambarkan pentingnya hubungan Angkatan Darat Australia dengan Angkatan Darat Indonesia.  Selama empat hari ini, Wakasad sempat mengunjungi Mabes AD Australia dan menemui Deputy Chief of Army (Wakasad) Mayjen Peter ‘Gus’ Gilmore, Head Capability Systems, Mayjen John Caligari, serta Head Modernisation and Strategic Planning – Army Mayjen Jeff Sengelman.  Wakasad Australia menyampaikan pentingnya hubungan bilateral antara kedua Angkatan Darat ini dan berkenan untuk mempererat hubungan bilateral tersebut.  Mayjen Caligari dan Mayjen Sengelman membagi pengalaman program pembelian beberapa jenis alutsista oleh Angkatan Darat Australia, pro dan kontra-nya, khususnya pelajaran yang telah dipelajari “lessons learned”, dan menawarkan sharing lebih lanjut jika Indonesia tertarik menghindari permasalahan yang sama.

 
Wakasad dengan Major General Jeff Sengelman, DSC, AM, CSC, Head Modernisation and Strategic Planning - Army

Lalu, Wakasad sempat berkunjung ke Australian War Memorial di Canberra termasuk sempat berbicara dengan taruna Akademi Militer (Akmil) yang sedang melaksanakan program pertukaran taruna ke Royal Military College Duntroon (RMC-D) Canberra selama satu minggu.  Pertukaran taruna ini dianggap sangat penting dalam memperkenalkan taruna di Negara Australia dengan Negara sahabat, yaitu Indonesia pada tahap awal dalam karir mereka.

Wakasad juga sempat mengunjungi Border Protection Command dan menemui Letjen Angus Campbell, DSC, AM sebagai Komandan Operasi Sovereign Borders.  Letjen Campbell menjelaskan operasi Angkatan Bersenjata Australia dengan instansi-instansi penegak hukum yang lain yang sedang mengatasi penyelundupan manusia dari luar wilayah Australia.

 
Wakasad dan taruna Akmil bersama dengan Atase Angkatan Darat Australia ke Indonesia, Kolonel Justin Roocke dan Brigjen Peter Daniel, perwira penghubung Wakasad di wisma perwira RMC-D
Kunjungan ini juga melibatkan kunjungan ke Mabes Komando Forces Command di Paddington, Sydney.  Wakasad sempat menemui Mayjen Mick Slater, Komandan Forces Command dan diberikan paparan mengenai siklus Force Generation untuk Readying, Ready, Reset brigade infanteri di Australia, Perencanaan Beersheba dan Latihan Hamel 2014 di Shoalwater Bay Training Area.  Mayjen Slater menawarkan kesempatan untuk tiga perwira TNI AD untuk mengamati dan memantau Latihan Hamel 2014 tersebut pada bulan Juli mendatang. Kunjungan Wakasad ini merupakan kesempatan sangat bagus bagi semua perwira tinggi AD Australia yang berkesempatan bertemu dengan Wakasad.  Semoga kunjungan perwira TNI AD dapat terus-menerus dilaksanakan dalam rangka menjunjung tinggi hubungan bilateral bidang pertahanan antara kedua negara kita. 
Wakasad dengan Major General Mick Slater, AO, DSC, CSC Commander Forces Command