|
Townsville - Akhir Juli 2014, sebuah rombongan kecil TNI-AD mengunjungi Townsville, kota 'militer' di Queensland Utara, Australia, dalam rangka memantau pelaksanaan 'EX HAMEL 14' - pelatihan tahunan Angkatan Darat Australia tingkat brigade. Kegiatan tersebut merupakan satu unsur dari progja tahunan TNI-AD dan AD Australia, yang baru saja diperbaruhi oleh KASAD dan CA Australia. Semangat yang melandasi kegiatan tersebut adalah saling pengertian dan sharing tentang kemampuan taktis dan operasional di jajaran AD kita satu sama lain.
|
|
Rombongan TNI-AD terdiri dari staf bidang kerjasama militer SUAD, staf KOSTRAD, dan Atase TNI-AD di Australia, yakni KOL Inf Taufan Gestoro. Rombongan tersebut menerima beberapa brifing dan presentasi dari para komandan dari unsur-unsur yang terlibat dalam pelatihan itu. Informasi yang diterimanya merangkum susunan dan tujuan pelatihan, siklus persiapan brigade tempur Australia dan bagaimana pasukan cadangan Australia dilibatkan dalam pelatihan seperti EX HAMEL 14. Selama setiap brifing, rombongan TNI-AD diberikan kesempatan untuk menanyakan hal-hal lain berhubungan dengan pelaksanaan EX HAMEL 14, misalnya bagaimana kesatuan-kesatuan digabungkan dan bagaimana kemampuan intelijen medan dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Semua pertanyaan diterima dan dijawab dengan semangat dan senang hati.
| |
|
Rombongan TNI-AD sempat belajar tentang sistem pelacakan pasukan di medan memakai peralatan sensor elektronik yang cukup maju. Dengan memakai sistem itu, para 'OT' (observers and trainers) dapat menilai hasil pertempuran, baik secara individu maupun kelompok atau kesatuan, dalam rangka evaluasi dan pembinaan.
Puncak dari kunjungan adalah pada saat rombongan TNI-AD diundang khusus untuk naik sebuah helikopter Blackhawk dan terbang ke atas posisi pasukan Australia yang paling depan. Dari udara rombongan TNI-AD dapat melihat secara langsung kegiatan pasukan dan posisi peralatan dan senjata medan seperti artileri. Rombongan TNI-AD sangat menikmati kesempatan itu dan tentu saja mengambil banyak foto supaya pengalamannya bisa dibuktikan kepada rekan-rekannya sepulang ke Indonesia.
| |
|
Pada kesimpulannya, rombongan TNI-AD menghargai kesempatan untuk belajar lebih dalam tentang pelatihan setingkat brigade versi Australia ini, dan melihat bagaimana para komandan bisa bekerjasama untuk mencapai tujuan tertentu pada saat yang tepat di medan perang. Pemantauan EX HAMEL oleh kawan-kawan dari TNI-AD telah dilaksanakan tahun 2013 juga, maka kini menjadi tradisi yang diharapkan akan berlangsung. Seperti tradisi keikutsertaan unsur TNI di latihan matra maupun latgab yang lain (contohnya latud PITCH BLACK, namun TNI-AU tidak berkenan hadir memantau tahun ini), saling ekspos ke latihan militer masing-masing sangat berguna demi saling pengertian, confidence building, serta penjalinan persahabatan bidang pertahanan Indonesia-Australia.
| |