Latma Wirra Jaya Ausindo 2014 Hidupkan Kenangan Indah dari Indonesia untuk Danyonmech 7 Letkol Malcolm WellsTweet

 
01 Latma Wirra Jaya 2014

ADELAIDE - Pada tahun1998, seorang Letnan Malcolm Wells menghabiskan tiga bulan di kota Bandung dan Garut dalam rangka program pertukaran personil AD Australia dengan ABRI yang diberi nama Latihan Bersama ‘Kartika Exchange’. Setelah menjalankan satu bulan pendidikan budaya dan bahasa di Bandung, Letnan Wells menghabiskan satu bulan di Pusdikif, Cipatat, sebelum pindah ke Yonif 303/SSM Kostrad di Garut untuk penempatan selama satu bulan.

Dalam pidatonya pada 15 September 2014 saat upacara pembukaan Latihan Bersama Wirra Jaya AUSINDO 2014 di pangkalan Yonmech 7 (7 RAR), Edinburgh, kota Adelaide, yang kini Letkol Malcolm Wells selaku Komandan 7 RAR mengekspresikan betapa indahnya pengalaman yang dimilikinya saat 15 tahun yang lalu tersebut. "Saya disambut dengan sangat hangat oleh Tentara Nasional Indonesia selama waktu saya menjalankan Latihan Bersama Kartika Exchange, dan sekarang menjadi suatu kehormatan pribadi bagi saya bahwa yonmech saya dapat menjadi tuan rumah untuk personel TNI-AD yang berpartisipasi untuk Latihan Bersama Wirra Jaya AUSINDO 2014" ujarnya.

 
02 Latma Wirra Jaya 2014

Kenangan indah juga pasti tercipta selama pelaksanaan Wirra Jaya Ausindo 2014 yang berlangsung sejak 15 hingga 21 September 2104. Selama tujuh hari, 30 perwira TNI-AD yang terdiri dari bintara dan tamtama dari dari  Brigade 1 Kodam Jaya bekerja dan berlatih bersama dengan perwira, bintara dan tamtama dari 7RAR, Brigade 1  Australia. Latihan Bersama Wirra Jaya Ausindo diawali dengan beberapa hari pelatihan untuk memperkenalkan senjata, peralatan dan kendaraan yang digunakan oleh Angkatan Bersenjata Australiakepada kontinjen TNI-AD.  Pelatihan tersebut memuncak saat latihan menembak menggunakan lapangan tembak simulasi Weapons Training Simulation System (WTSS).

 
03 Latma Wirra Jaya 2014

Setelah tahap pengenalan usai, beberapa pemaparan diberikan oleh anggota 7 RAR mengenai taktik, teknik dan prosedur Mechanis / Motoris yang digunakan oleh Angkatan Darat Australia.  Paparan tersebut memicu banyak pertanyaan dan diskusi antara kedua kelompok. Kontinjen Kodam Jaya juga mendapatkan demonstrasi serangan Infantri Mechanis bertingkat peleton yang dilakukan oleh pasukan 7RAR, dengan menggunakan ranpur Bushmaster PMV. Usai demonstrasi, kontinjen TNI-AD diberi kesempatan mengamati secara langsung sebagai penumpang kemampuan off road ranpur Bushmaster ketika mereka diajak mengelilingi lapangan latihan mengemudi yang terletak di dalam 7 RAR.

 
04 Latma Wirra Jaya 2014

Beberapa Anggota 7 RAR yang baru saja kembali dari Afghanistan juga memberi kesempatan untuk berbagi pengalaman yang dapat menjadi pelajaran dalam melaksanakan operasi infantri motoris di medan perang.  Sesi tersebut jelas sangat menarik untuk kontinjen TNI-AD dan memicu banyak pertanyaan.

 
05 Latma Wirra Jaya 2014

Namun, Latihan Bersama Wirra Jaya tidak hanya tentang melaksanakan tugas military belaka. Kontinjen TNI-AD turut mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan pengalaman seputar budaya dan keindahan alam Australia dengan kunjungi ke desa Gumeracha yang terletak di Bukit-Bukit Adelaide di mana mereka dapat melihat secara langsung binatang asli Australia. Kelompok Brigade 1 Kodam Jaya juga diajak melakukan kunjungan ke wilayah perkebunan anggur yang paling terkenal di Australia, yaitu Lembah Barrossa.

 
06 Latma Wirra Jaya 2014

Pada upacara penutupan Latihan Bersama Wirra Jaya Ausindo 2014 pada 19 September, Letkol Wells menunjukkan kegembiraannya bahwa Latma tersebut telah diselesaikan dengan sukses yang luar biasa.  Saat pertukaran cinderamata, kepada Komandan Kontinjen Kodam Jaya, Danyonif 202, Mayor Inf Wahyu Yudhayana, Letkol Wells sekali lagi menekankan penghormatan beliau karena dapat membalas budi dan keramahan yang beliau terima saat berada di Indonesia pada 15 tahun silam.

 
07 Latma Wirra Jaya 2014