| AUSTRALIA – Junior Officer Combat Instructor Training – Australia (JOCIT-A) terselenggara dengan sukses pada 28 September – 14 Oktober di Queensland bagian Utara. Terdapat 30 peserta terbaik dari JOCIT-I melakukan pelatihan instruktur dan pelatihan operasi perang di medan perkotaan bersama satuan Angkatan Darat Australia, Jungle Training Wing (JWG). Pelatihan dimulai dengan pelatihan TNI-AD menggunakan F88 Austeyr di Lavarack Barracks yang terletak di kota Townsville. Pelatihan tersebut dilengkapi dengan pelatihan menembak Close Quarter Shooting Techniqus (CQST) yang telah membuat anggota AD Australia terkesan dengan keahlian dan ketepatan menembak peserta TNI-AD. |
|
Pelatihan kemudian dilanjutkan ke tahap berikutnya yaitu Ground Sign Awareness (GSA), ruang tempur dan teori operasi perkotaan sebelum dilanjutkan ke Townsville Field Training Area (TFTA) dimana dilaksanakan beberapa Tactical Exercises Without Troops (TEWTS). Pelatihan ini menggunakan aturan TEWT and menembak, di mana salah satu rencana yang telah dibuat oleh peserta pelatihan diseleksi untuk dieksekusi. Selama fase pelatihan ini dilaksanakan, terdapat banyak taktik dan analisa cerdas yang ditampilkan termasuk pemahaman menyeluruh tentang taktik, teknik dan prosedur mengajar di tingkat tim kecil. Latihan yang dilakukan adalah menyerang musuh dengan menggunakan fasilitas TFTA Urban Operations Training Facility (UOTF) dan disekitar area Line Creek Junction.
| |
|
Setelah menyelesaikan pelatihan TFTA, latihan dilanjutkan ke area pelatihan di kota Tully dimana diajarkan teknik pencarian kamp dan penyisiran serta dipraktekkan secara langsung menggunakan metode transisi medan dari hutan ke daerah perkotaan
Pelatihan tersebut melibatkan banyak kegiatan fisik, termasuk diantaranya Penilaian Kesehatan Dasar, patroli lari sejauh 2km dan kegiatan ‘True Grit’ yaitu kegiatan fisik yang dirancang untuk menguji semangat prajurit dalam diri tentara. Seluruh peserta pelatihan memberikan usaha terbaiknya saat melaksanakan kegiatan ini dan menunjukkan jiwa kepemimpinan, ketekunan dan tekad yang sangat baik.
| |
|
Puncak dari pelatihan JOCIT-A adalah saat penyerahan sertifikat kelulusan yang diberikan oleh Commander First Division Mayjen Stuart Smith, sebelum berpindah ke kota Cairns dimana peserta TNI-AD dijamu oleh sejumlah anggota Angkatan Darat Australia untuk melakukan kunjungan budaya singkat. Mereka terlihat sangat menikmati kunjungan ke Kuranda yang terletak di pedalaman Cairns dan terpesona saat diperkenalkan pada fauna Australia serta beberapa budaya tradisional asli Australi sebelum kembali ke Indonesia.
| |
|
JOCIT-A adalah kolaborasi murni antara TNI-AD dan Angkatan Darat Australia. Tiga instruktur TNI-AD telah memberikan bantuan yang luar biasa baik selama pelatihan dan banyak persahabatan terbentuk selama pelatihan bilateral ini. JTW berharap untuk melakukan JOCIT-I pada awal 2015 bersama beberapa 10 instruktur terbaik pada JOCIT-A tahun ini dan bersama grup pemula.
| |