| CIPATAT - Upacara pembukaan Junior Officer Combat Instructor Training – Indonesia (JOCIT-I) telah diselenggarkan dengan lancar dan penuh rasa semangat tinggi pada tanggal 16 Februari di Pusdikif, Cipatat. |
| Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpussenif) Mayjen TNI Hinsa Siburian selaku inspector upacara menyambut dengan semangat dan tegas seluruh 98 anggota TNI-AD dan 18 pelatih dari Australian Army Combat Training Centre – Jungle Training Wing (CTC – JTW). Upacara tersebut turut dihadiri oleh Brigjen John Gould (Atase Pertahanan Australia), Kolonel Justin Roocke (Atase Angkatan Darat Australia), Sekretaris Pussenif, Komandan Pusat Pendidikan Infanteri (Danpusdikif), para Dirbin Pussenif, Pamen Ahli dan para Perwira Pussenif. | |
| Pada kesempatan tersebut, Danpussenif menggambarkan sejarah lama JOCCIT/JOCIT dan tingkat tinggi kerjasama erat di antara pasukan infanteri Indonesia dan Australia. Beliau lalu menyoroti beberapa perwira tinggi dan tokoh-tokoh pemerintah Indonesia yang sebelumnya turut mengikuti program JOCIT, termasuk mantan Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Danpussenif menjelaskan bahwa keikutsertaan JOCIT seharusnya menjadi sumber kebanggaan bagi semua anggota TNI dan Australia dalam rangka mempererat hubungan bilateral militer antara kedua negara tersebut. | |
|
Beliau juga menekankan langkah penting dari keterampilan dan kemampuan yang terdapat selama JOCIT berlangsung, untuk dapat diteruskan ke satuan masing-masing para peserta JOCIT. Meneruskan pengetahuan dan keterampilan (skills and knowledge transfer) sangat penting agar seluruh bawahan para peserta JOCIT juga mendapatkan manfaatnya, ucap beliau.
|
| Danpussenif juga menegaskan pentingnya latihan JOCIT sebagai persiapan untuk perang dan menyarankan agar seluruh anggota TNI dengan semangat bekerjasama dengan mitra para prajurit Angkatan Darat Australia, dan saling bertukar pengalaman dan keterampilan pelatihan. Brigjen John Gould turut menyambut semua peserta JOCIT dengan semangat dan menghimbau agar semua peserta melaksanakan tiga tugas yang penting: 1. menjalankan program latihan dengan sebaik-baiknya; 2. memikirkan dan membahas bersama opsi-opsi agar JOCIT tahun depan bisa lebih bagus dan aplikatif lagi; dan 3. berusaha dan berinteraksi secara terbuka dan ramah agar menjadi saling kenal dan saling memahami budaya militer maupun budaya nasional satu sama lain.
Usai upacara pembukaan, para peserta JOCIT dan perwira Angkatan Darat yang hadir melakukan ramah tamah dan ditutup dengan foto bersama. | |